Kinerja Jaringan Solana (SOL) Melemah, Kena Serangan DDOS?

Kinerja Jaringan Solana (SOL) Melemah, Kena Serangan DDOS?

Pada 4 Januari 2022, jaringan Solana (SOL) dilaporkan offline selama kurang lebih empat jam. Namun, status menunjukan tidak ada masalah apapun.

Hanya dalam beberapa bulan, jaringan Solana telah diserang beberapa insiden. Dan ini adalah insiden ke tiga dari dua insiden sebelumnya.

Disisi lain, para pengguna atau komunitas Solana memperdebatkan apakah itu disebabkan oleh serangan DDos atau itu hanya masalah jaringan.

Skala dan sifat insiden itu sulit dipastikan, dengan Coinbase, Wu Blockchain dan Redditors melaporkan telah terjadi insiden yang menyebabkan jaringan melambat dan transaksi gagal.

Namun, pendiri Solana Labs, Anatoly Yakovenko, telah membantah tentang adanya serangan DDoS yang menyebabkan insiden jaringan SOL ini.

Insiden ini terjadi kurang dari sebulan setelah serangan sebelumnya yang menyebabkan jaringan tersumbat dengan botting massal karena IDO pada platform DEX radium berbasis Solana.

Baca juga: Jaringan Solana Padam Selama 18 Jam, Ternyata Ini Biang Keroknya

Menurut Wu Blockchain, jaringan Solana turun selama sekitar empat jam sebagai akibat dari serangan DDoS yang jelas terjadi.

Sumber: Twitter

Sebuah posting di grup r/CryptoCurrency di Reddit kemarin juga berbagi beberapa tangkapan layar pengguna Solana (SOL).

Para pengguna di grup itu melaporkan masalah dengan transaksi pada jaringan Solana (SOL) yang gagal sekitar waktu potensi DDoS dan downtime jaringan.

Coinbase juga memberikan laporan insiden selama 24 jam terakhir pada “kinerja terdegradasi” jaringan Solana yang mengakibatkan penarikan SOL gagal.

Pendiri Solana Labs, Yakovenko, hari ini menanggapi masalah jaringan SOL di Twitter, mencatat bahwa masalah jaringan tidak terkait dengan DDoS:

“Itu bukan ddos, hanya rasa sakit mendapatkan runtime baru yang dikomersialkan.”

Sumber: Twitter

Dalam utas twitter lain, pendiri solana mengatakan: “Model biaya untuk komputasi masih sulit, perbaikan nyata untuk menangani ini adalah di 1.9, di mana TX harus menentukan semua sumber daya yang mereka gunakan di muka.”

Mengutip wawancara dari Cointelegraph, Austin Federa, kepala komunikasi di Solana Labs mengatakan bahwa pengembang saat ini bekerja untuk mengatasi masalah jaringan.

Khususnya dalam kaitannya dengan peningkatan pengukuran transaksi. “Runtime Solana adalah desain baru,” kata Austin Federa.

Disclaimer: Tidak ada informasi yang Anda baca di Jelajahcoin harus diambil sebagai saran investasi. Membeli dan memperdagangkan mata uang digital harus dianggap sebagai kegiatan berisiko tinggi. Silakan lakukan ketekunan Anda sendiri sebelum membuat keputusan investasi apa pun. Jelajahcoin tidak bertanggung jawab, secara langsung atau tidak langsung, untuk setiap kerugian yang terjadi.

Postingan Terkait

Jelajahcoin