Hashrate Bitcoin Tiba-Tiba Meroket ke All-Time-High Baru!

Hashrate Bitcoin Tiba-Tiba Meroket ke All-Time-High Baru!

Hashrate Bitcoin (BTC) tiba-tiba mengalami peningkatan yang sangat signifikan, dengan meroket sekitar 31% pada 12 Februari 2022 kemarin.

Peningkatan tersebut mencatat bahwa tingkat hash yang di proses adalah sebesar 248 juta per detik, dan itu merupakan ATH baru untuk hashrate BTC.

Terlepas dari ketidakpastian geopolitik dan gejolak ekonomi yang sedang berlangsung di seluruh dunia, jaringan Bitcoin terus menjadi lebih kuat.

Tak perlu dikatakan bahwa ada banyak gejolak ekonomi dan ketidakpastian geopolitik karena ketegangan internasional seputar hubungan antara Ukraina dan Rusia meningkat.

Sementara itu, pelaku pasar dengan bersemangat mengantisipasi kenaikan suku bunga yang mengisyaratkan karena angka inflasi terus meningkat.

Di tengah semua ini, jaringan Bitcoin terus menjadi lebih kuat, data dari Blockchain.com mengungkapkan bahwa dari 11 Februari hingga 12 Februari, hashrate meroket sebanyak 31%.

Perkiraan jumlah terahashes per detik yang dilakukan jaringan BTC dalam 24 jam terakhir saat ini berada di 248,11 juta per detik, nilai tertinggi baru sepanjang masa.

Tingkat hash berkorelasi dengan daya komputasi yang dibutuhkan oleh peralatan komputer penambang untuk mengkonfirmasi transaksi.

Meroket nya hashrate Bitcoin memastikan keamanan lebih lanjut terhadap serangan dengan menghalangi aktor jahat untuk mengkonfirmasi transaksi penipuan.

Sebelumnya, larangan China pada penambangan dan perdagangan crypto menyebabkan kekhawatiran tentang keamanan jaringan Bitcoin.

Itu dikarenakan China berkontribusi sebesar 34,25% dari total hashrate penambangan atau mining Bitcoin hingga Juni 2021.

Namun, penambang akhirnya menemukan perlindungan di negara-negara ramah crypto lain, dan membuat jaringan Bitcoin melihat pemulihan yang tajam.

Setelah itu, sekarang hashrate Bitcoin (BTC) bahkan bisa meroket dan menembus all-time-high (ATH) baru.

Saat penulisan oleh Jelajahcoin, negara dengan konstribusi hashrate BTC adalah Amerika Serikat, dengan menyumbang sekitar 35,4%.

Sebelum hashrate Bitcoin meroket, Litecoin sudah duluan

Seperti yang dilaporkan Jelajahcoin sebelumnya, Litecoin telah kehilangan lebih dari setengah nilainya dalam beberapa bulan terakhir, meskipun harga pasar terbaru meningkat.

Namun disamping nilai negatif itu, hash rate blockchain LTC telah berada pada tren naik yang stabil yang menggambarkan ketahanan jaringan dalam menghadapi volatilitas yang luar biasa di pasar yang lebih luas.

Menurut data dari BitInfoCharts, hash rate penambangan Litecoin meningkat menjadi 397 Th/s pada 1 Februari 2022.

Terakhir kali angka-angka setinggi ini kembali pada Agustus 2019. Meskipun mengalami retracement ringan seminggu kemudian, angka-angka masih melayang di sekitar level ini.

Baca selengkapnya..

Postingan Terkait

Jelajahcoin