FCA Perintahkan Binance Untuk Segera Menghentikan Aktivitas di Inggris

FCA Perintahkan Binance Untuk Segera Menghentikan Aktivitas di Inggris

Bursa cryptocurrency terbesar di dunia, Binance, telah mendapatkan perintah dari Financial Conduct Authority (FCA) untuk segera menghentikan semua aktivitas pertukaran di negara Inggris.

FCA mengatakan bahwa tidak ada satupun group Binance yang memiliki izin yang di perlukan untuk bisa beroperasi secara sah di negara Inggris.

FCA mengatakan: “Binance Markets Limited tidak diizinkan untuk melakukan aktivitas yang diatur di Inggris,” yang membuat Binance harus segera menghentikan semua aktivitas di negara tersebut.

Dalam menyampaikan teguran untuk Binance di Inggris, FCA juga mengeluarkan peringatan keras tentang berinvestasi dengan bursa yang tidak sah.

“Sebagian besar perusahaan yang mengiklankan dan menjual investasi dalam aset crypto tidak diizinkan oleh FCA,” katanya, sambil melanjutkan:

“Ini berarti bahwa jika Anda berinvestasi dalam aset crypto tertentu, Anda tidak akan memiliki akses ke Layanan Ombudsman Keuangan atau Skema Kompensasi Layanan Keuangan jika terjadi kesalahan.”

Sementara FCA tidak mengatur cryptocurrency seperti Bitcoin (BTC) atau Ethereum (ETH), mandatnya mengatur perdagangan derivatif, yang mencakup kontrak berjangka dan opsi.

Atas masalah ini, Binance telah mengklarifikasi struktur perusahaannya sebagai tanggapan terhadap FCA di Inggris pada hari Minggu 27 Juni 2021.

“Binance Market Ltd adalah badan hukum yang terpisah dan tidak menawarkan produk atau jasa melalui website Binance.com,” isi tweet Binance. sambil melanjutkan:

“Pemberitahuan FCA UK tidak berdampak langsung pada layanan yang disediakan di Binance.com.”

Sumber: Twitter

Disisi lain, keputusan FCA untuk negara Inggris dibuat hanya satu hari setelah Binance mengumumkan akan keluar dari pasar utama lainnya.

Pengguna di provinsi Ontario Kanada, yang merupakan rumah bagi 15 juta orang, memiliki waktu hingga akhir tahun untuk menutup semua posisi aktif di Binance.

Binance memberi tahu penggunanya pada hari Jumat bahwa Ontario telah menjadi “yurisdiksi terbatas,” meskipun tidak menyebutkan alasan penarikannya.

Namun, tindakan keras terhadap pertukaran crypto oleh Komisi Sekuritas Ontario, OSC kemungkinan memainkan peran utama dalam keputusan tersebut.

Binance Coin bisa jadi kandidat tuntutan SEC, kata pakar hukum

Seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh Jelajahcoin, Seorang pakar hukum asal Amerika Serikat, Jeremy Hogan, menyebut bahwa Tether dan Binance Coin beresiko menjadi kandidat tuntutan hukum, Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC).

Hogan telah meliput gugatan SEC vs Ripple sejak proses dimulai pada Desember tahun lalu. SEC menuduh Ripple telah menjual $1,3 miliar sekuritas tidak terdaftar selama delapan tahun.

Liputan telah menunjukkan pengetahuannya tentang seluk-beluk hukum yang kompleks yang terlibat dengan hukum sekuritas dari Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat.

Baca selengkapnya: Pakar Hukum: Tether dan Binance Coin Bisa Jadi Kandidat Tuntutan SEC

Postingan Terkait

Jelajahcoin